Senin, 03 Februari 2014

Menuju Adiwiyata 2014

Drs. Heru Santosa, Kepala Sekolah Baru di SMPN 1 Pohjentrek Mengawali 2014 dengan Program Prioritas SUKSES MENJADI ADIWIYATA NASIONAL.
 Perubahan pada fisik sekolah di awali dengan Gerakan 1000 Pohon, Penambahan Fasilitas tempat duduk di taman dan Pembenahan serta pengecatan Gedung dan kelas.
Terbentuknya Pokja Adiwiyata yang di bidani oleh Ketua ADIWIYATA Ida Setyawati, S.Pd dan Pembentukan BANK SAMPAH yang sudah beroperasi sejak Januari 2014. akan mengubah karakter baik siswa maupun penddik di lingkungan SMP Pohjentrek. ADIWIYATA BUKAN LOMBA sehingga tidak ada kata kalah atau menang.  Perubahan pola pikir dan menjadikan budaya bersih dan sehat bukan hal yang mudah.  Semua komponen harus mendukung agar program-program adiwiyata bisa terlaksana. 

Minggu, 09 Juni 2013

Terima kasih Bu Anastasia.



Terima kasih dan TERIMA KASIH, hanya itu yang bisa kami ucapkan. atas semua peran dan pengabdian IBU ANASTASIA selama menjadi Kepala Sekolah di SMPN 1 Pohjentrek ini. 
Selama Periode tahun 2007 s/d 2013 banyak sekali perubahan yang telah kami rasakan. Penataan lingkungan yang semakin Asri dan bersih, serta perkembangan fasiltas yang semakin baik. 

SELAMAT JALAN, SEMOGA SEMUA PENGABDIAN MENJADI CATATAN YANG BAIK DIHADAPAN TUHAN YANG MAHA ESA. DAN MENJADI TITIK TOLAK KESUKSESAN YANG LEBIH DI MASA DEPAN.  AMIN....

Minggu, 31 Maret 2013

ADIWIYATA


Tentang Adiwiyata

Pendidikan Lingkungan Hidup  di Indonesia telah diupayakan oleh berbagai pihak sejak awal tahun 1970-an. Selama ini, pelaksanaan Pendidikan Lingkungan Hidup dilakukan oleh masing-masing pelaku pendidikan lingkungan hidup  secara terpisah. Dewasa ini, disadari bahwa berbagai upaya yang telah, sedang dan akan dilakukan dalam pendidikan lingkungan hidup perlu dicermati oleh seluruh pemangku kepentingan agar efektivitas pengembangan pendidikan lingkungan hidup menjadi lebih terencana, konsisten dan terstruktur. Menyikapi hal tersebut, Kementerian Negara Lingkungan Hidup pada tahun 2006 mencanangkan Program ADIWIYTA sebagai tindak lanjut dari MoU pada tgl 3 Juni 2005 antara Menteri Negara Lingkungan Hidup dan Menteri Pendidikan Nasional.Kata ADIWIYATA berasal dari 2 kata Sansekerta “ADI” dan “WIYATA”. ADI mempunyai makna besar, agung, baik, ideal, atau sempurna. WIYATA mempunyia makna tempat dimana seseorang mendapatkan ilmu pengetahuan, norma dan etika dalam berkehidupan sosial. Bila kedua kata tersebut digabung, maka secara keseluruhan ADIWIYATA mempunyai makana : Tempat yang baik dan ideal dimana dapat diperoleh segala ilmu pengetahuan dan berbagai norma serta etika yang dapat menjadi dasar manusia menuju terciptanya kesejahteraan hidp kita dan menuju kepada cita-ciat pembangunan berkelanjutan.

Program Adiwiyata merupakan  salah satu dari Program Kementerian Negara Lingkungan Hidup dalam rangka mendorong terciptanya pengetahuan dan kesadaran warga sekolah dalam upaya pelstarian Lingkungan hidup dan pembangunan berkelanjutan bagi kepentingan generasi sekarang maupun yang akan datang.Program Adiwiyata bertujuan untuk menciptakan kondisi yang baik bagi sekolah agar dapat menjadi tempat pembelajaran dan penyadaran warga sekolah (guru, murid dan karyawan sekolah) yang diwujudkan dalam :
a.    Pengembangan Kebijakan Sekolah peduli dan berbudaya Lingkungan
b.    Pengembangan Kurikulum berbasis Lingkungan
c.    Pengembangan Kegiatan Lingkungan berbasis partisipatif
d.    Pengembangan dan pengelolaan sarana pendukung sekolah berbudaya Lingkungan. Misalnya : Hemat Energi/penggunaan energi alternative, penghematan air, pengelolaan sampah dengan prinsip 3R (reduse, reuse, recyle)   

Keuntungan dalam mengikuti Program Adiwiyata antara lain adalah : · Meningkatkan efisiensi dalam pelaksanaan kegiatan operasional sekolah dan penggunaan berbagai sumber daya  ·  Meningkatkan penghematan sumbe dana melalui pengurangan konsumsi berbagai  sumber daya dan energi.  ·   Menjadi tempat pembelajaran bagi generasi muda tentang nilai-nilai pemeliharaan dan pengelolaan lingkungan hidup yang baik dan benar  ·    Menciptakan kondisi kebersamaan bagi semua warga sekolah.